Please wait... X

Pemilu Survei SMRC: 48,5 Persen Warga Surabaya Pilih Eri Cahyadi-Armuji Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya

PDI Perjuangan, 22/Nov/2020

Survei SMRC: 48,5 Persen Warga Surabaya Pilih Eri Cahyadi-Armuji Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya

Badan Pemenangan Pemilihan Umum PDI Perjuangan Surabaya akan laksanakan door to door menyentuh warga. Bersama Tim Pemenangan Merah Putih intensif gaet suara milenial.

 

Mayoritas warga Surabaya, Jawa Timur sebanyak 48,5% memilih Eri Cahyadi dan Armuji sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya. Angka tersebut jauh mengungguli Machfud Arifin-Mujiaman yang hanya dipilih oleh 37,3% responden.

 

Hal itu terekam dalam presentasi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Rilis Survei SMRC; Peluang Calon-calon Walikota dalam Pilkada Kota Surabaya”, secara virtual via aplikasi zoom pada Minggu (22/11/2020).

 

Ditulis beritasatu.com, Direktur Riset SMRC, Deni Irvani mengatakan, saat masyarakat Surabaya diberi pertanyaan, seandainya pemilihan langsung wali kota dan wakil wali kota Surabaya dilaksanakan sekarang, maka mayoritas responen menjatuhkan pilihan kepada Eri-Armuji.

 

"Pasangan Eri Cahyadi-Armudji lebih unggul dengan dukungan 48,5% dibandingkan Machfud Arifin-Mujiaman yang mendapat dukungan 37,3%. Adapun warga yang belum tahu/tidak jawab sekitar 14,2%," kata Deni.

 

Tidak hanya unggul dari sisi elektabilitas, dari sisi tingkat kedikenalan (awareness) calon wali kota Surabaya Eri Cahyadi juga lebih unggul dari Machfud Arifin. Eri Cahyadi 81%, sedangkan Machfud Arifin 80%.

 

Survei dilakukan pada 11-18 November 2020 di Kota Surabaya dengan melibatkan 820 responden yang terpilih dengan metode multistage random sampling dan diwawancara lewat tatap muka. Margin of error survey diperkirakan plus-minus 3,5%.

 

Meski begitu, ada hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi pasangan calon (paslon) yang sementara ini unggul. Yakni tentang kapan pemilih menentukan paslon yang akan dipilih saat Pilwali Surabaya 9 Desember 2020 nanti.

 

Dalam survei SMRC, seperti ditulis pdiperjuangan-jatim.com, ditemukan ada 54% warga yang sudah menentukan siapa paslon yang akan dipilih jauh-jauh hari. Mereka sudah menentukan pilihannya beberapa minggu bahkan beberapa bulan sebelumnya.

 

Namun, ada warga yang menyatakan baru akan memastikan pilihannya ketika waktu pilkada sudah dekat, yakni beberapa hari sebelum pemilihan sampai dengan hari-H. Jumlah mereka masih cukup banyak, yaitu 42%.

 

“Dukungan warga kepada masing-masing calon masih bisa berubah. Bergantung pada seberapa efektif dan positif kerja sosialisasi yang dilakukan masing-masing calon sampai pilkada diadakan,” ujar Deni.

 

Sementara itu, sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum DPC PDI Perjuangan Surabaya, Anas Karno mengatakan dalam dua minggu terakhir masa kampanye Pilkada 2020 ini mesin politik akan bergerak lebih maksimal.

 

Pihaknya akan menggerakkan semua kader dan simpatisan mulai dari tingkat kelurahan untuk melakukan sosialisasi door to door, dan agenda kampanye ke kampung-kampung juga akan tetap dijalankan.

 

“Strategi sebelumnya tetap berjalan. Dan Insya Allah minggu depan kita akan laksanakan door to door, supaya langsung bisa menyentuh warga,” kata Anas, Jumat (20/11/2020).

 

Pihaknya juga intensif menggaet suara milenial berkolaborasi dengan tim pemenangan dari kalangan milenial pula. Seperti Tim Pemenangan Merah Putih (TMP) dan juga yang lain.

 

Kepada pemilih pemula juga akan disosialisasikan terkait visi misi Eri-Armudji. “Gerakan kita tambah lagi supaya kita bisa menang tebal,” ujarnya.

Instagram

Twitter

Facebook