Please wait... X

Pemilu Gotong Royong Petani dan Anna Morinda untuk Pilkada Kota Metro

PDI Perjuangan, 18/Nov/2020

Gotong Royong Petani dan Anna Morinda untuk Pilkada Kota Metro

Kepedulian kepada para petani jauh sebelum menjadi calon wali kota.

 

Dukungan untuk Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Metro, Anna Morinda dan Fritz Akhmad Nuzir bertambah dari para petani. Mereka berharap Anna Morinda yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Metro, Provinsi Lampung itu terpilih menjadi wali kota.

 

Doa dan harapan masyarakat, Anna memenangkan Pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang dan menjadi wali kota perempuan pertama di Metro makin gencar disuarakan. Lasmiyati, seorang aktivis pertanian di Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, menceritakan peran Anna Morinda sedari dulu hingga kini di Mulyosari. Terbaru, Anna hadir dan ikut bergotong-royong membantu merealisasikan harapan warga untuk memiliki sarana transportasi guna mengangkut hasil pertanian.

 

“Alhamdulillah, Anna Morinda telah memfasilitasi pembangunan talud di Jalan Usaha Tani (JUT) di Jl. Empang RT 005 RW 002 dengan mengundang Komisi IV DPR RI dan tiga Dirjen dari Kementerian Pertanian. Kami sangat senang sekali mas. Ini dari tahun 1967 ingin dibangun dari sebelum saya lahir. Petani di sini kesulitan karena jalannya sempit. Kita harus ngojek dulu untuk mengangkut hasil panen. Dan alhamdulillah berkat bantuan ibu Anna Morinda sekarang jalannya akan bagus,” ujar Lasmiyati seperti ditulis radarlampung.co.id, Selasa (17/11/2020).

 

Lasmiyati menjelaskan, para petani mulai melakukan pelebaran jalan pada Juli 2020 dengan gotong-royong dan akhirnya pelebaran jalan tersebut mencapai 1.852 meter. Pihaknya mengaku, sebelumnya telah dibantu dana dari Pemkot Metro senilai Rp35 juta. Tapi, dana itu hanya mampu dipergunakan untuk membayar pekerja bukan untuk membeli material.

 

“Tetapi berkat gotong-royong warga ini alhamdulillah pelebaran jalan ini tembus 1.852 meter. Beberapa hari setelah bu Anna ke sini, lalu dia menghubungi saya. Dia bilang mau tidak bu dikunjungi oleh Komisi IV DPR RI dan Dirjen Kementan. Saat kunjungan kami minta diberikan bantuan, dan alhamdulillah diberikan bantuan senilai Rp200 juta untuk bangun talud. Ini inisiatif bu Anna sendiri, karena ketika beliau datang ke sini kami hanya minta supaya dibantu dan alhamdulillah dibantu semuanya sampai menghadirkan DPR RI,” ucapnya.

 

Lasmiyati mengatakan bahwa pembangunan talud tersebut sudah dimulai dan para pekerja tengah membuat pondasi. Nantinya, panjang talud yang akan dibangun dengan bantuan dari Dirjen Kementan sepanjang 333 meter kanan dan kiri jalan. Selain itu, warga juga membangun jembatan di jalan tersebut.

 

Karena bantuan tersebut, pihaknya bersama petani lainya berterimakasih kepada Calon Wali Kota Metro, Anna Morinda yang telah membantu mendatangkan Komisi DPR RI dan Dirjen Kementan sehingga Jalan Empang bisa dibangun dengan kokoh.

 

“Alhamdulillah ada pemimpin yang peduli terhadap pertanian. Saya kenal beliau cukup lama ya, saat saya masih menjadi komite. Bantuan ini bukan diberikan hanya karena beliau mau mencalonkan diri sebagai wali kota. Karena selain ini banyak bantuan yang sudah diberikan oleh bu Anna,” paparnya.

 

Sementara itu, Anna Morinda mengapresiasi gerakan warga Mulyosari dengan gotong-royong membangun jalan. Di mana, di lokasi tersebut mendapatkan program padat karya untuk membangun jalan sepanjang 200 meter. Namun, dengan gotong royong warga, jalan tersebut bisa menjadi 1.852 meter.

 

“Sebenarnya saya mengapresiasi gerakan warga Mulyosari yang bergotong-royong, padat karya yang seharusnya hanya 200 meter mereka bangun hampir 2 kilometer. Kemudian suatu hari saya ke sana, para tokoh di sana menyampaikan bahwa mereka perlu talud, yang saya ketahui dari APBD kita agak sulit untuk membangun talud melalui APBD,” kata Anna Morinda.

 

Kemudian, pihaknya melalui jalur partai yakni PDI Perjuangan melaporkan hal tersebut ke Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung yang juga Ketua Komisi IV DPR RI bahwa di Kota Metro warga memerlukan bantuan untuk membangun talud JUT.

 

“Ini kami di PDI Perjuangan menyebutnya dengan tiga pilar partai dan saya sebagai pengurus partai daerah tingkat II melaporkan kepada Ketua DPD kami, bapak Sudin sebagai Ketua Komisi IV DPR RI, bahwa di Kota Metro ada gotong-royong warga yang membangun JUT sampai hampir dua kilometer, dan kini mereka memerlukan tanggul dikiri kanannya,” ujar Anna.

 

“Maka kemudian kurang lebih dua minggu, pak Sudin bersama sebagaian besar komisi IV, dirjen-dirjen dari berbagai kementerian yang ada hubungannya dengan pertanian datang ke lokasi, dan alhamdulillah hari ini kita mendapatkan laporan dari warga disana bahwa JUT sedang di bangun besama fasilitas talud dikiri dan kanan jalan,” lanjutnya.

 

Melalui hal ini, tambah dia, pihaknya ingin menyampikan ke masyarakat jika pemimpin daerah sebaiknya dari partai politik. Sebab, dengan melalui komunikasi antara kepemimpinan daerah, provinsi maupun nasional melalui jalur partai politik.

 

“Dalam hal ini, saya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Metro menyampaikan kepada masyarakat bahwa inilah yang bisa kita lakukan. Itulah mengapa pemimpin daerah sebaiknya dari partai politik, karena komunikasi antar kepemimpinan itu hanya dapat dilakukan melalui jalur partai,” tambahnya.

 

Anna Morinda mengatakan, rekomendasi DPP PDI Perjuangan yang diterimanya bersama Fritz Akhmad Nuzir menjadi komitmen awal melangkah bersama menuju kemenangan Pilkada.

Instagram

Twitter

Facebook