Please wait... X

Berita Megawati: “Saya Pantau Real Time, Instruksi kepada Kepala Daerah Agar Bahu Membahu Antisipasi Defisit Pangan”

PDI Perjuangan, 04/Jul/2020

Megawati: “Saya Pantau Real Time, Instruksi kepada Kepala Daerah Agar Bahu Membahu Antisipasi Defisit Pangan”

Kepala daerah didorong memproduksi makanan pendamping beras agar ketahanan pangan tetap terjaga. Ada sembilan macam jenis pangan pendamping beras yakni singkong, ubi jalar, jagung, sukun, porang, sorgum, pisang, sagu, dan talas.

 

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala dan wakil kepala daerah kader Partai, untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Dalam rapat tersebut, Megawati menuturkan tak tahu sampai kapan pandemi berakhir. Sementara pada sisi lain, harus menjaga kondisi dari ancaman defisit pangan. Oleh karena hal tersebut Megawati menginstruksikan para kepala daerah kader PDI Perjuangan untuk mengatasi itu.

 

"Kita harus sedia payung sebelum hujan. Kita tak tahu Covid-19 ini berapa lama, sementara harga bahan pangan bisa semakin mahal. Jadi perlu makanan pendamping beras," kata Megawati, Kamis (2/7/2020).

 

Megawati meminta kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan namun belum bergerak membantu rakyat, harus bisa mencontoh dan belajar kepada Wali Kota Tri Rismaharini. Sebelumnya DPP PDI Perjuangan secara khusus telah menugaskan Risma untuk mengkoordinasikan program kepala daerah menghadapi pandemi Covid-19 sejak bulan Maret lalu (baca: pdiperjuangan.id).

 

Megawati juga menegaskan akan memantau program ini sampai tiga bulan mendatang. "Kepala daerah yang belum mulai segera mulai, kepala daerah yang belum mengerti silakan bertanya ke Bu Risma. Saya minta semua daerah bahu membahu. Kita harus sedia payung sebelum hujan. Program ini saya pantau dalam tiga bulan mendatang, real time," ungkap Megawati.

 

Megawati mengutip pernyataan Bung Karno bahwa perut rakyat harus kenyang. Kalau lapar, pikiran tidak jernih.

 

Dia pun mendorong agar para kepala daerah menciptakan ketersediaan dan kedaulatan pangan. Jangan hanya bergantung terus ke pemerintah pusat atau bergantung ke APBD. Megawati meminta mereka jangan banyak berilusi, di awang-awang tetapi memberi direction. Para kepala daerah juga didorong untuk memproduksi makanan pendamping beras, agar ketahanan pangan tetap terjaga selama pandemi Covid-19. Ada 10 macam jenis pangan pendamping beras yakni singkong, ubi jalar, jagung, sukun, porang, sorgum, pisang, sagu, dan talas yang bisa pula dikonsumsi.

 

"Para kepala daerah tolong pikirkan jangan diam. Harus melakukan sesuatu untuk daerah masing-masing," tegas Megawati.

 

Adapun, sejumlah kepala daerah memberikan laporan terkait program tersebut sebelum Megawati memberikan arahan. Seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Bupati Boalemo Darwis Moridu.

 

Rapat koordinasi antara fungsionaris DPP PDI Perjuangan bersama para kepala daerah provinsi/kabupaten/kota kader PDI Perjuangan se-Indonesia, seluruh peserta menggunakan baju partai dan memposisikan layaknya rapat DPP Partai. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjadi moderator dalam rapat itu.

 

"Kepala daerah wajib merancang program kedaulatan pangan secara berdikari. Kerjasama antarkepala daerah dalam tukar menukar informasi dan program karena persoalan pangan mati hidupnya negeri,” kata Hasto membacakan kesimpulan.

Instagram

Twitter

Facebook