Please wait... X

Berita PDI Perjuangan Kabupaten Garut Peringati Hari Lanjut Usia dengan Berbagi Sembako

PDI Perjuangan, 29/May/2020

PDI Perjuangan Kabupaten Garut Peringati Hari Lanjut Usia dengan Berbagi Sembako

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut memperingati Hari Lanjut Usia (HLUN) dengan memberikan bantuan sembako kepada para kaum dhuafa, janda tua dan Lansia di Desa Sukasono, Kecamatan Sukawening, Garut, Jawa Barat, Jumat (29/05/2020). Bantuan Paket Sembako yang diserahkan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan.

 

“Hari ini bertepatan dengan Hari Lanjut Usia Nasional, saya berbagi sedikit rezeki untuk ibu-ibu lansia yang terdampak Covid 19, masih dalam konteks Gotong royong” kata Yudha Puja Turnawan dikutip dari wartaindo.news.

 

Yudha merasa bahagia dan berharap semoga rezeki tersebut dapat bermanfaat untuk mereka yang kurang mampu. Kendati tidak banyak, minimal mampu meringankan beban mereka dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Mudah-mudahan orang tua atau sesepuh kita semakin sumringah di Hari Lanjut Usia Nasional, meskipun sedang menghadapi Pandemi Covid 19 ini,” ucap Yudha.

 

Lansia Butuh Perhatian

 

Seperti ditulis galamedianews.com, Yudha meminta pemerintah kabupaten hadir memperhatikan warga lanjut usia. Khususnya, perhatian dalam bidang kesehatan serta Jaring Pengaman Sosial (JPS).

 

"Jadi begini, selain memperhatikan masyarakat. Warga yang lanjut usia (lansia), harus mendapatkan perhatian Pemkab Garut, apalagi lansia rentan terkonfirmasi Covid-19," ujar Yudha.

 

Menurut Yudha, saat ini Pemerintah Kabupaten Garut memiliki dana anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp 300 miliar yang sudah terpakai sebesar Rp 63 miliar. Anggaran tesebut bisa dimanfaatkan untuk memperhatikan lansia.

 

"Bisa saja anggaran yang masih belum digunakan untuk memperhatikan lansia dari total anggaran Rp 273 miliar," ucapnya.

 

Yudha menuturkan selama melakukan blusukan banyak menemukan lansia yang harus mendapatkan perhatian dari Pemkab Garut. Baik dari segi kesehatan, bangunan rumah serta jaminan hidup.

 

"Contohnya kasus yang terjadi di Kecamatan Leuwigoong, lansia bernama Apih Didi harus mendapatkan kehidupan yang layak setelah ditelantarkan oleh keluarganya. Jelas dalam undang-undang negara harus hadir," tegasnya.

 

Dalam bidang kesehatan, menurut Yudha, warga lansia harus mendapatkan jaminan yang sangat serius sehingga harus mendapatkan jaminan kesehatan.

 

"Slot BPJS kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kabupaten Garut, masih banyak. Ini bisa dimanfaatkan sebanyak-banyaknya bagi warga lansia. Bisa dimanfaatkan loh oleh Pemkab Garut bagi mereka," ucapnya.

Instagram

Twitter

Facebook