Please wait... X

Berita Wabup Blitar Berharap Kampung Tangguh Bencana Bisa Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

PDI Perjuangan, 29/May/2020

Wabup Blitar Berharap Kampung Tangguh Bencana Bisa Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Dalam upaya menciptakan kemampuan desa/kelurahan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana, termasuk bencana Covid-19, Bupati dan Wakil Bupati Blitar bersama Forkopimda Kabupaten meluncurkan Kampung Tangguh Bencana di RW. 3 Kampung Baru, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Rabu (27/5/2020).

 

Hadir dalam kegiatan ini,  Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. Wakil Bupati Blitar Marhaenis U., S.Sos, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, S.I.K. Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Kris Bianto, S.E. Kadishub Kab. Blitar Drs. Toha Mashuri, S.Sos., M.M. Kadinkes Kab. Blitar dr. Kuspardani, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar Drs. Achmad Cholik, M.Si, Kasatpol PP Rustin Tri Setyobudi, S.H.

 

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis U.W berharap dengan adanya Kampung Tangguh Bencana ini, Desa bisa menghadapi segala bentuk bencana, tidak terkecuali bencana wabah Covid-19. Sehingga melalui Kampung Tangguh Bencana ini mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Blitar bisa diputus.

 

“Kegiatan ini kita laksanakan sesuai arahan Kapolda, dimana seluruh Desa di Jawa Timur supaya membentuk Kampung Tangguh Bencana. Tujuannya adalah untuk menghidupkan semangat kegotong-royongan warga dalam menghadapi situasi seperti pandemi Covid-19. Saya yakin masyarakat kita sudah terbiasa dengan gotong-royong, namun saat ini perlu semakin ditingkatkan dalam menghadapai wabah ini,” tutur Marhaenis.

 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini menjelaskan, gerakan bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat perlu dibangun secara masif. Agar masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk menerapkan protokol kesehatan, selalu memakai masker, dan menerapkan physical distancing setiap saat dan kapan saja. Karena peran masyarakat sangat penting dalam menekan penyebaran Covid-19.

 

“Jika seluruh masyarakat Kabupaten Blitar sudah memiliki kesadaran penting menerapkan pola hidup bersih sehari-hari, saya optimis pandemi Covid-19 bisa kita hadapi. Diharapkan warga juga selalu mematuhi anjuran dari Pemerintah, agar bencana ini bisa segera berlalu,” ungkap Marhaenis.

 

Sementara Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya kepada wartawan mengatakan, kegiatan kampung tangguh bencana ini, bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat dalam mengantisipasi penularan wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Blitar. Karena jika hanya Pemerintah, TNI, dan Polri tidak mungkin dilakukan secara maksimal.

 

“Kampung tangguh ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengantisipasi penularan wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Blitar, Sebab jika hanya pemerintah, termasuk TNI, Polri tidak mungkin akan bisa maksimal dalam mengatasi wabah ini, oleh karena itu kami bersama Forpimda untuk memberdayakan kemampuan seluruh masyarakat, secara bersama-sama mengantisipasi penularan wabah Covid-19 ini, ” kata Kapolres.

Instagram

Twitter

Facebook