Please wait... X

Berita Peringati HUT Partai, DPD PDI Perjuangan Bali Gelar Festival Kuliner Lokal

PDI Perjuangan, 03/Mar/2020

Peringati HUT Partai, DPD PDI Perjuangan Bali Gelar Festival Kuliner Lokal

Kearifan lokal sebagai wujud dari Tri Sakti Bung Karno, berkepribadian di bidang kebudayaan dan bidang pangan.

 

Mustika Rasa, buku karangan Bung Karno yang berisi beragam resep masakan dari seluruh penjuru Nusantara mengilhami Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Bali untuk menggelar Festival Kuliner Bali (FKB) tahun 2020. Festival kuliner diselenggarakan pada hari Minggu (23/2/2020) serentak oleh delapan DPC PDI Perjuangan Kabupaten dan satu DPC PDI Perjuangan Kotamadya di Provinsi Bali.

 

“Festival kuliner Bali merupakan kearifan lokal Bali sebagai wujud implementasi dari salah satu ajaran Tri Sakti Bung Karno, berkepribadian di bidang kebudayaan dan di bidang pangan, dengan kekayaan kuliner Bali yang ada di sembilan kabupaten dan kota, ” kata Dewa Made Mahayadna, Koordinator Umum HUT Ke-47 PDI Perjuangan se-Provinsi Bali di Sekretariat DPD, Jumat (21/2/20) lalu.

 

Menurut Mahayadna, kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan mutiara kuliner khas Nusantara warisan Ir. Soekarno. Khususnya kuliner tradisional Bali untuk mengembangkan inovasi pengolahan pangan sesuai kearifan lokal, dalam istilah Bali disebut Jana Kerti. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi itu juga menunjukkan buku Mustika Rasa setebal lebih dari 1.207 halaman kepada para wartawan yang hadir saat konferensi pers.

 

Saat dibuka sekilas, di bagian mukanya berisi ulasan mengenai komposisi gizi. Berbagai macam karbohidrat, protein, dan berbagai istilah menyangkut gizi yang ditulis Bung Karno. Selebihnya, yang paling dominan dari buku ini adalah resep serta cara memasak masakan dari seluruh wilayah Nusantara.

 

Festival kuliner melibatkan Perempuan Sarinah kabupaten/kota se-Provinsi Bali, Asosiasi Kuliner (ICA BALI), GIPI, PHRI, IHGMA, dan IFBEC.

 

“Melalui festival kuliner lokal ini, masyarakat diharapkan lebih mengenal berbagai macam kuliner Bali, sekaligus memberikan peningkatan pendapatan masyarakat Bali di bidang kuliner,” ujar Mahayadna.

 

Selain festival kuliner, acara peringatan ulang tahun Partai juga diisi dengan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan HIV/AIDS, bakti sosial, gerakan Bali resik sampah dan penghijauan, serta lomba pembuatan meme budaya hidup bersih dan Bali resik sampah, lomba pembuatan meme pelindungan aksara dan bahasa Bali.

 

“Kegiatan ini adalah tindak lanjut hasil Rakernas I PDI Perjuangan di Jakarta pada 10-12 Januari 2020 lalu,” jelas Mahayadna.

 

Sementara menurut Koordinator Festival Kuliner Bali (FKB) tahun 2020, I Made Ramia Adnyana acara ini membuka kesempatan bagi masyarakat umum baik Desa Adat, Sekaa Teruna Teruni, Komunitas Kuliner, Hotel dan Restaurant serta ibu-ibu PKK untuk berpartisipasi dan berkompetisi memasak serta menyajikan masakan terbaik dari daerah masing-masing. Panitia festival kuliner menargetkan minimal 100 orang peserta, yang terdiri dari 5 orang team memasak dan 2 orang pramusaji dalam 1 kelompok atau 15 stand kuliner di setiap Kabupaten/Kota.

 

Targetnya akan dikunjungi minimal 1.000 pengunjung di setiap Kabupaten/Kota se-Bali. FKB 2020 akan dibuka oleh masing-masing Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Bali.

 

Artikel dan foto: dari berbagai sumber

Instagram

Twitter

Facebook