Please wait... X

Berita Hasanuddin Atjo Resmi Daftar Balon Gubernur Sulteng

PDI Perjuangan, 11/Sep/2019

Hasanuddin Atjo Resmi Daftar Balon Gubernur Sulteng

Setelah sejumlah figur resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kantor DPD PDI Perjuangan Sulteng di Palu, akhirnya figur Dr. Ir. H. Hasanuddin Atjo, MP turut mendaftarkan diri sebagai Balon Gubernur, diwakili salah seorang timnya Ambo Rappe, Senin (9/9/2019).

Ketua tim Seleksi Pilkada DPD PDI Perjuangan Sulteng Lasnardi Lahi menerima langsung pendaftaran tersebut di Kantor DPD Jl. Ahmad Yani, Palu sekira pukul 09.00 WITA. Pendaftaran disertai pengambilan dokumen administrasi  Pilgub serentak tahun 2020. Ambo Rappe kepada wartawan usai pendaftaran mengatakan, dokumen pendaftaran akan dilengkapi dan akan dikembalikan langsung oleh Hasanuddin Atjo.  

Adapun Balon Gubernur yang sudah lebih dahulu mengambil formulir yakni H. Anwar Hafid, H. Ahmad H Ali, H. Rusdy Mastura, H. Moh. Hidayat Lamakarate, dan Hj. Nurmawaty Dewi Bantilan. 

Batas waktu yang ditentukan untuk pengambilan formulir oleh DPD Sulteng hingga tanggal 12 September. Sementara batas waktu pengembalian formulir pada tanggal 18 September 2019.

“Syukurlah proses pendaftaran lancar dan terima kasih kepada Tim Seleksi dari DPD PDI Perjuangan Sulteng yang sudah menerima kami,” kata Ambo Rappe.

Pendaftaran Hasanuddin Atjo sebagai Gubernur menjadi kejutan di publik. Karena sebelumnya sosok yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Bappeda Sulteng itu ditengarai bakal maju sebagai balon Wakil Gubernur. Namun ternyata seiring perjalanan waktu dan konstelasi politik Sulteng, figur yang dikenal visioner tersebut menetapkan langkahnya sebagai Cagub Sulteng.

Menurut Anas Kaktus, salah satu tim sukses Hasanuddin Atjo, sangat wajar jika Kepala Bapedda Sulteng itu maju sebagai balon Gubenur Sulteng. Karena ia memiliki kapasitas dan kemampuan untuk membangun Sulteng ke depan.

Hasanuddin adalah sosok yang memiliki gagasan dan ide ide brilian seperti apa Sulteng kedepan. “Terpantaskanlah untuk maju sebagai Balon Gubernur, Hasanuddin Atjo selain matang dalam birokrasi juga punya gagasan untuk Sulteng kedepan,” ujar Anas.

Anas mengatakan dengan majunya Hasanuddin Atjo, maka ada dua orang birokrat Pemprov Sulteng yang resmi maju, yakni Hidayat Lamakarate dan Hasanuddin Atjo sendiri. Ini menjadi bukti bahwa Gubernur Sulteng yang sekarang telah berhasil melakukan regenerasi dalam kepemimpinannya.

“Jika ada birokrat yang punya kapasitas dan siap untuk membangun daerah ini, maka kita beri kesempatan untuk berproses karena itulah hakekat berdemokrasi,” jelasnya.

Sementara itu Hasanuddin Atjo menanggapi, kesiapannya maju sebagai balon Gubernur Sulteng mengatakan, semua orang punya kesempatan yang sama dalam berkontribusi membangun negeri.

“Kalau kita sebagai warga negara yang baik dan punya kemampuan melakukan perubahan, maka salah kalau tidak ikut berjuang. Dalam agama pun juga begitu. Agama mengamanatkan kalau anda mampu membuat perubahan bagi kemaslahatan ummat, namun tidak mau berbuat, itu dosa,” ujar Atjo.

Dia menambahkan, ada tiga pilar yang menentukan seseorang menjadi Pemimpin atau Kepala Daerah. Pilar pertama adalah pemilik suara yakni masyarakat, pilar kedua adalah partai pengusung dan pilar ketiga adalah lembaga penyelenggara Pilkada seperti KPU.

"Kalau ingin membuat perubahan mendasar dalam memilih pemimpin berkualitas, maka dalam proses rekruitmen pemimpin, ketiga pilar itu harus berubah paradigma juga, terutama rakyat yang memilih," jelasnya.

Memang, kata Atjo, tidak bisa dihindari yang namanya cost politic. Cuma masalahnya selama ini, cost politic didudukan lebih tinggi dari kualitas calon. Sebaiknya nanti, cost politic didudukan sejajar dengan kualitas calon.

“Sehingga dihasilkan pasangan yang betul-betul bisa diharapkan unggul dan membuat perubahan yang mendasar untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Instagram

Twitter

Facebook