Please wait... X

Berita Megawati Soekarnoputri, “Saya Katakan Kepada Bung Karno, Janji Pada Diri Sendiri, One Day, You Will Come Back Again”

PDI Perjuangan, 08/Jan/2019

Megawati Soekarnoputri, “Saya Katakan Kepada Bung Karno, Janji Pada Diri Sendiri, One Day, You Will Come Back Again”

Suara Megawati Soekarnoputri bergetar berusaha menahan tangis ketika mengingat nasib Presiden RI pertama Soekarno, sang ayah yang juga proklamator RI di masa orde baru berkuasa. Perlakuan orde baru terhadap Soekarno dinilai Megawati tidak etis. Namun Presiden RI ke 5 itu meyakini bahwa sosok Soekarno dan semangatnya akan terus hadir.

Hal itu terjadi ketika Megawati bercerita di hadapan peserta dialog dengan kaum milenial di kantor DPP PDI Perjuangan Jl. Diponegoro 58, Jakarta Pusat, Senin (07/1/2019) sore.

Awalnya, Megawati ditanya seorang peserta acara bernama Camelia. Pertanyaannya, apa mimpi dan keinginan Megawati yang belum terwujud. Menjawab hal itu, Megawati mengatakan bahwa mimpinya banyak. Ada yang sudah terwujud dan masih banyak yang belum.

Satu hal yang menarik perhatiannya adalah misteri tentang bagaimana Indonesia bisa dijajah 350 tahun. Sejumlah ahli sejarah diajaknya bicara mencari jawabannya. Dari hal tersebut, Megawati menceritakan bagaimana saat ini ada kecenderungan pihak-pihak yang mendorong terjadinya perpecahan bangsa. Bagi Megawati, tindakan itu sama saja dengan melupakan sejarah perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Saat menjabat sebagai Wakil Presiden, Megawati datangi setiap Taman Makam Pahlawan (TMP) dan mengingatkan para kepala daerah agar selalu merawat TMP. Dia tak ingin anak cucunya melupakan jasa para pahlawan.

"Anak dan cucu saya, kalau saya nyekar, ada makam pahlawan yang anonim. Tidak ada yang memberi bunga ke pusara mereka. Saya suruh anak cucu saya ke sana untuk menyebar bunga. Mereka tanya kenapa? Saya katakan para pahlawan itu telah mengorbankan dirinya, tanpa diketahui namanya. Maka siapapun dia, kamu harus beri kehormatan," ucap Megawati.

Cerita tersebut membuat Megawati teringat pada ayahnya, Soekarno. Saat itu, terjadi desoekarnoisasi, suatu kebijakan yang diambil oleh pemerintah orde baru di bawah kepemimpinan Soeharto untuk memperkecil peranan dan kehadiran Soekarno dalam sejarah serta dari ingatan bangsa Indonesia. Padahal, Megawati mengatakan, Soekarno adalah sosok luar biasa yang mampu mempersatukan seluruh wilayah dan orang Indonesia yang berbeda-beda.

"Memangnya mudah orang berpidato mempersatukan di tengah penjajahan begitu. Saya katakan ke bapak saya. Saya janji ke diri saya. Saya janji, one day, you will come back again (satu hari nanti, Soekarno akan hidup kembali, red)," kata Megawati sambil terisak dan air matanya pun keluar.

Megawati juga berpesan kepada anak muda agar jangan mudah menebar kebencian yang bisa memecah belah persatuan Indonesia. Pemilu, menurut Megawati, telah memberikan ruang demokrasi secara beradab untuk memilih pemimpin. Pemilu sudah diselenggarakan oleh para pendiri bangsa (founding fathers) sejak tahun 1955 dan semua berjalan dengan baik.

Instagram

Twitter

Facebook