Please wait... X

Media_Center Sekjen PDI Perjuangan: Gugatan Tim Prabowo Melalui Bawaslu Saya Terima, Saya Taat Hukum dan Siap Diperiksa

PDI Perjuangan, 28/Dec/2018

Sekjen PDI Perjuangan: Gugatan Tim Prabowo Melalui Bawaslu Saya Terima, Saya Taat Hukum dan Siap Diperiksa

Gugatan TimSes Prabowo atas materi muatan yang disampaikan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto pada saat safari politik di Banten diterimanya, sebagai warga negara yang taat hukum, ia siap memenuhi undangan Bawaslu.

“Apa yang saya sampaikan berdasarkan hal-hal yang faktual, bahwa sejak tahun 2014, dari berbagai pengakuan pihak terpercaya, Obor Rakyat yang penuh fitnah kepada Pak Jokowi dilakukan oleh TimSes Pak Prabowo. Demikian halnya pada Pilpres 2018, dengan apa yang terjadi kasus Ratna Sarumpaet yang mencoreng keadaban politik kita. Juga terkait serangan masif berisi fitnah dan ujaran kebencian yang  ditujukan kepada Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Publik juga mencatat terkait penggunaan isu-isu yang sensitif sepertinya kepemimpinan Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin itu tidak Islami, semua mengarah pada dikotomi memfitnah dan difitnah. Saya siap buktikan, dan gugatan yang dilakukan tersebut justru menjadi momentum untuk mengedepankan politik yang membangun peradaban,” jelas Hasto Kristiyanto, Jumat (28/12/2018).

Menurut Hasto, hasil kajian dari organisasi independen, kelompok Pro Demokrasi, dan kelompok Anti Hoax, semua berkesimpulan bahwa Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin menjadi sasaran hoax terbesar dibandingkan pasangan Prabowo-Sandi.

“Jadi apa yang saya sampaikan adalah kebenaran dalam politik yang bisa dibuktikan secara faktual maupun bukti material yang bisa dipertanggungjawabkan secara  hukum. Apa yang saya sampaikan adalah dambaan  suara demokrasi Indonesia yang seharusnya penuh dengan hikmat kebijaksanaan,” ujar Hasto penuh semangat.

Dengan demikian, lanjut Hasto, ketika pihak TimSes Prabowo tersebut justru menggugatnya, berarti mata-hatinya tersentuh. “Baru ketika hal tersebut menjadi judul, antara pilih yang memfitnah atau difitnah, secercah cahaya itu muncul, dan mereka merasakan apa yang dibalik ucapan saya. Jadi berhentilah fitnah Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin. Itu pesan utama saya!! Betapa tidak enaknya difitnah. Alhamdulillah, Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin tetap tersenyum dan tetap kerja meski banyak difitnah,” kata Hasto.

Lebih lanjut Sekretaris Tim Kampanye Paslon 01 itu menegaskan, bahwa dengan adanya gugatan tersebut, maka pernyataannya tepat sasaran, menyentuh nurani, dan proses selanjutnya melalui proses di Bawaslu. Hasto meyakini akan semakin besar arus positif agar kampanye benar-benar sesuai tradisi politik Indonesia yang santun, penuh toleransi, dan berkeadaban, bukan sebaliknya memfitnah dan merusak.

“Gugatan TimSes Prabowo akan saya jawab dengan baik melalui alam pikir yang jernih, karena momentumnya telah tiba, bahwa suara diam masyarakat Indonesia yang mencintai kebenaran dan budi pekerti dalam politik adalah suara terbesar rakyat,” tandas Hasto.

Instagram

Twitter

Facebook