Please wait... X

Berita Rakercab II DPC Flotim Satu Hati Menangkan Pileg dan Pilpres 2019

PDI Perjuangan, 09/Nov/2018

Rakercab II DPC Flotim Satu Hati Menangkan Pileg dan Pilpres 2019

Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Flores Timur (Flotim) melaksanakan Rapat Kerja Cabang II di Aula Hotel Geo Permai, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (Kamis, 08/11/2018).

Rakercab dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi NTT, Frans Lebu Raya, Ketua DPC PDI Perjuangan Flores Timur, Antonius Gege Hadjon, Ketua Fraksi PDI Perjuangan NTT, Guilelmus A.D Beribe, caleg DPRD Provinsi NTT daerah pemilihan NTT 6, caleg DPRD Kabupaten Flotim, dan seluruh kader PDI Perjuangan Flotim.

Antonius Gege Hadjon dalam sambutan mengungkapkan bahwa yang terpenting dari Rakercab kali ini adalah memenangkan Partai dalam perhelatan pemilihan presiden dan legislatif, baik tingkat pusat hingga kabupaten. Bupati Flotim itu juga berpesan bahwa kalau PDI Perjuangan ingin menang, maka tidak boleh ada pergesekan kepentingan antar sesama caleg maupun kader dan selalu melakukan kampanye santun.

"Seorang caleg PDI Perjuangan tidak bisa membawa suaranya sendiri, namun dia membawa suara Partai untuk menang," kata Antonius.

Sementara itu Frans Lebu Raya menyampaikan pesan agar ditengah maraknya ancaman radikalisme dan intoleran, masyarakat NTT harus bertanggung jawab terhadap keberadaan Pancasila di negara ini.

"Hal ini harus ditanamkan dan dimulai dari setiap kader PDI Perjuangan NTT, khususnya kader PDI Perjuangan Kabupaten Flores Timur," tegas Frans Lebu Raya yang maju sebagai DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTT 1.

Untuk itu, Frans menghimbau setiap caleg serta kader PDI Perjuangan Flotim agar turun langsung ke masyarakat memenangkan Pilpres 2019 dengan selalu mengkampanyekan calon Presiden-Wakil Presiden, Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin.

Frans menjelaskan mengapa harus memilih Jokowi. Menurutnya ada dua alasan yang melatarbelakanginya. Pertama, alasan ideologis dan kedua, alasan strategis.

Menurut pria yang telah 3 kali memimpin rapat Kongres Nasional PDI Perjuangan ini, alasan ideologis karena Jokowi telah membuktikan dirinya mampu menjaga Pancasila, NKRI, Undang-Undang Dasar Negara 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Jelas dengan kondisi bangsa saat ini, sikap tegas Jokowi menghadapi ancaman intoleransi dan radikalisme. Apalagi sebagai orang NTT, kita juga harus ikut menjaga NKRI tegak berdiri dengan Pancasila sebagai ideologinya. Orang NTT punya kepentingan yang sangat besar untuk menjaga ini," ujar Frans.

Sedangkan untuk alasan strategis, menurut mantan Gubernur NTT 2 periode tersebut, karena Jokowi sedang menjalankan tugas mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Untuk NTT, sudah 8 kali beliau datangi dalam kurun waktu 4 tahun, dengan memberikan 7 bendungan dan 3 pos lintas batas negara dibangun tuntas. Juga pembangunan berbagai infrastruktur seperti jalan raya, pelabuhan, bandara, hingga pada listrik yang sudah menjangkau ke desa-desa yang ada di Flores Timur," jelasnya.

Frans mengingatkan agar bisa memenangkan Jokowi 2 periode, maka kerja Partai harus berkoordinasi dengan tim pemenangan daerah dan selalu mengkampanyekan Jokowi-Amin dalam setiap kesempatan.

"Pilih satu saja, itu sah. Jangan pilih dua, itu terbakar (tidak sah, red)," pesannya.

Instagram

Twitter

Facebook