Please wait... X

Berita Pendidikan Kunci Utama Pembentukan Karakter Bangsa dan Nasionalisme

PDI PERJUANGAN, 27/Feb/2018

Pendidikan Kunci Utama Pembentukan Karakter Bangsa dan Nasionalisme

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri komitmen meneruskan cita-cita Soekarno untuk memajukan dunia pendidikan nasional. Saat mengumumkan John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua, Megawati menegaskan kembali komitmen tersebut. Ia teringat apa yang Bung Karno lakukan untuk memajukan pendidikan di Papua. Bung Karno mengutus salah satu putera terbaik bangsa di bidang pendidikan saat itu, yakni Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia, Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja untuk mendidik para guru di seluruh wilayah Papua.

Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja ditugaskan langsung oleh Bung Karno untuk menjadi Rektor pertama Universitas Cendrawasih di Jayapura, dimana fakultas pertama yang didirikan di Universitas Cenderawasih adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

“Belajar dari strategi pembangunan Papua oleh Bung Karno, Wempi percaya jika Papua ingin sejahtera dan maju maka Sumber Daya Manusia Papua harus cerdas. Pendidikan adalah kunci kemajuan bagi Papua,” kata Megawati di aula DPP PDI Perjuangan, Kamis, 4 Januari 2018 (selengkapnya bisa dilihat:  Rekomendasi Pasangan Cagub Cawagub Papua, Maluku Utara, NTB, dan Lampung )

Seperti diketahui, sejak lama Megawati menaruh perhatian sangat serius terkait pendidikan dan pembangunan karakter manusia, yang esensinya adalah membangun karakter bangsa, seperti diamanatkan Bung Karno yakni nation and character building. Karena rekam jejak yang cukup panjang itu pula September tahun lalu, Megawati dianugerahi Doktor (Hc) bidang politik pendidikan dari Universitas Negeri Padang. 

"Ibu Megawati luar biasa berjasa dalam sistem pendidikan nasional ketika Beliau menjabat sebagai presiden telah mengubah paradigma pendidikan nasional," papar Rektor Universitas Negeri Padang, Ganefri, dalam keterangan persnya September 2017 lalu.

Lahirnya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) No 20 Tahun 2003 ketika Megawati menjabat sebagai Presiden mengimplementasikan amanat konstitusi tentang alokasi 20 persen dana APBN untuk pendidikan.

"Undang-Undang Sisdiknas jelas-jelas mencantumkan tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia Indonesia yang berakhlak mulia sebagai realisasi dari nation and character building, pembentukan karakter bangsa yang didengungkan oleh Presiden Soekarno," kata Ganefri.

Politik pendidikan adalah sebuah komitmen keberpihakan yang ditunjukkan Megawati Soekarnoputri dan Partai dengan menugaskan masing-masing pasangan calon yang namanya diumumkan hari ini agar secara sungguh-sungguh berpihak untuk membangun karakter manusia dan karakter bangsa melalui politik pendidikan. (Pram)

Untuk melihat tayangan pengumuman pasangan Calon Gubernur & Wakil Gubernur Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Lampung klik tautan ini.

Instagram

Twitter

Facebook