Please wait... X

Berita Istri Anggota Legislatif Wajib Turun Langsung Membantu Masyarakat

PDI PERJUANGAN, 21/Nov/2017

Istri Anggota Legislatif Wajib Turun Langsung Membantu Masyarakat

Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri di hadapan ribuan anggota dan kader Partai se-Provinsi Banten menyerukan agar peran politik para istri anggota legislatif semakin ditingkatkan dan bersentuhan langsung masyarakat di daerah pemilihan (dapil).

“Kalau sedang reses, sudah kewajiban anggota dewan turun ke daerah pemilihan. Tapi jika sedang tidak reses, para istri seharusnya membantu suami dengan turun langsung ke daerah pemilihan,” kata Megawati Soekarnoputri dalam pengarahan rapat internal DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Rabu (01/11/2017).

Untuk meningkatkan peran para istri anggota legislatif tersebut, Megawati mengaku tidak segan-segan mengikuti arisan ibu-ibu yang suaminya menjadi anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan. Menurut Megawati hal ini dilakukan untuk mengetahui keinginan serta menyerap aspirasi para perempuan, sekaligus mengajak para istri agar memahami kerja suaminya. Ia juga menjalin komunikasi dengan istri Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sebagai Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) supaya selalu mengajak para istri anggota legislatif.  

“Saya sempat bertanya, apakah para istri sudah ada yang turun ke masyarakat dan dijawab kayaknya susah, Bu mengajak mereka. Saya sampai bingung loh. Apakah takut, tidak berani atau tidak mau?,” kata Megawati.

Putri Proklamator Bung Karno ini menceritakan pernah ada seorang istri anggota legislatif yang mengatakan bahwa ada kesibukan sehingga tidak bisa mendatangi dapil suaminya.

“Ya Allah, Bu, datang ke dapil itu kan tidak tiap hari. Kira-kira tahu nggak sih ibu-ibu dapil suami? Mungkin juga tidak tahu,” ujarnya.

Kemudian Megawati bertanya kepada para kader yang berjubel memenuhi aula kantor DPD PDI Perjuangan Banten. “Mana yang dapilnya Serang?” Seorang laki-laki terlihat berdiri menghadap podium. “Tolong sampaikan kepada istrinya untuk datang ke dapil,” ujar Megawati dari podium.

Presiden RI ke 5 ini juga mengisahkan telah berbicara dengan istri Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga agar ibu-ibu memperhatikan pendidikan anak-anak dengan memberi buku tulis dan kotak pensil untuk para siswa di sebuah dapil.

“Kebayang nggak Ketua Umum partai sebesar ini sampai mengurusi kotak pensil dan buku, hanya titip kepada ibu-ibu para istri agar lebih perhatian dan mengurusi dapil suaminya. Ini gratis tinggal turun ke bawah, saya ingin agar kursinya bertambah,” kata Megawati. 

Sebelumnya Megawati juga mengingatkan para kader PDI Perjuangan baik di eksekutif dan legislatif untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi.

"Kader Partai wajib menjaga nama baik partai. DPP PDI Perjuangan tidak memberi ampun dan langsung menjatuhkan sanksi pemecatan kepada kader yang terkena masalah hukum," tegas Megawati. 

Megawati hadir melakukan konsolidasi terkait rencana pilkada di dua kabupaten dan kota di Banten. Empat daerah yang akan melangsungkan pilkada serentak adalah Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Serang. Megawati juga melantik penyesuaian kepengurusan DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten periode 2015-2020. (Pram)
 

Instagram

Twitter

Facebook