Please wait... X

Berita Parade Bhinneka Tunggal Ika Iringi PDI Perjuangan Daftar ke KPU

PDI PERJUANGAN, 23/Oct/2017

Parade Bhinneka Tunggal Ika Iringi PDI Perjuangan Daftar ke KPU

Beberapa pemuda berbadan tegap mengenakan kemeja celana putih, berpeci hitam terselip lambang burung Garuda Pancasila membawa bendera Merah Putih dan bendera PDI Perjuangan membuka jalan Parade Bhinneka Tunggal Ika. Penampilan keanekaragaman budaya ini mengiringi para pengurus DPP PDI Perjuangan yang berjalan kaki dari Taman Suropati untuk mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2017). 

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mewakili Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memimpin pendaftaran tersebut. Tampak jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan Wasekjen Ahmad Basarah, Bendahara Umum Olly Dondokambey, Ketua DPP Andreas Hugo Pareira, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Dwi Hartono, Ketua Bidang Kesehatan dan Anak Sri Rahayu, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Sukur Nababan, Ketua Bidang Perekonomian Hendrawan Supratikno, Ketua Bidang Buruh Tani dan Nelayan Mindo Sianipar, Ketua Bidang Pariwisata Wiranti Sukamdani, dan Wakil Bendahara Umum Bidang Program Yuliari Peter Batubara. Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Waras Wasisto juga terlihat hadir.

Hasto Kristiyanto menjelaskan Parade Bhinneka Tunggal Ika ini menjadi cermin dan watak kebudayaan PDI Perjuangan dalam berpolitik.

 “Dalam rangkaian pendaftaran ini kami menampilkan seluruh ekspresi kebudayaan Nusantara, agar politik tidak hanya menampilkan wajah kekuasaan, namun juga menyangkut keindahan budaya Nusantara yang kita miliki, bukan meniru budaya barat,” kata Hasto.

Rombongan DPP PDI Perjuangan didukung 15 orang anggota Paskibra, 50 orang anggota marching band, 80 orang parade budaya, 20 orang pengendara sepeda onthel, 15 orang pemain marawis, 25 orang pemain Rampak Beduk, 80 orang Sisingaan, 30 orang pencak silat dan Jaipong, dan 10 orang pemain Tanjidor.

Para peserta pawai yang mendampingi pengurus DPP PDI Perjuangan mengenakan baju adat bermacam suku yang ada di Indonesia. Sisingaan khas Jawa Barat ikut memeriahkan pawai PDI Perjuangan yang memenuhi ruas jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Kesenian rebana atau marawis yang berjalan di depan para pengurus DPP Perjuangan turut meramaikan suasana.

Kesenian marawis menurut Hasto adalah cerminan cita-cita Ketuhanan dalam berkebudayaan. "Penampilan marawis mengekspresikan bagaimana cita-cita Ketuhanan terekspresikan dalam berkebudayaan tersebut," ujar Hasto.

Parade Bhinneka Tunggal Ika semakin marak oleh suara membahana marching band dan Rampak Beduk. Komunitas sepeda onthel mengenakan seragam pejuang kemerdekaan 1945 mengayuh pelan pedal sepeda mendampingi peserta parade.

Hasto juga mengungkapkan alasan mengapa PDI Perjuangan mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019 pada hari ini. PDI Perjuangan memiliki alasan khusus mendaftar di hari pendaftaran ke-9, tanggal 11 memiliki sejarah sendiri bagi PDI Perjuangan. Pada tahun 2014, PDI Perjuangan mendaftar pada tanggal yang sama. "Tanggal 11 kami ambil karena dahulu kami nomor 11," kata Hasto.

PDI Perjuangan mendulang kemenangan pada 2014. Gubernur DKI Jakarta saat itu, Joko Widodo, yang diusung PDI Perjuangan menjadi calon presiden mendapatkan suara terbanyak. Hasto berharap PDI Perjuangan bisa kembali meraih kejayaan di Pemilu 2019. Pendaftaran parpol ini secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, bersama-sama DPD dan DPC PDI Perjuangan. 

Sementara itu Hasto juga menyampaikan bahwa pilkada bukan hanya bicara soal melihat siapa yang paling kuat. Kemenangan itu penting, tetapi harus juga melihat bagaimana kepemimpinan, persatuan dengan rakyat, desain masa depan, serta kemampuan untuk menyelesaikan masalah.

"Berkaca pada pilkada lalu, dinamika politik sangat tinggi. Sehingga strategi akan sangat menentukan," jelas Hasto.

Hari ini jajaran pengurus PDI Perjuangan mulai dari DPP, DPD Provinsi, DPC Kota dan Kabupaten serentak mendatangi kantor KPUD setempat untuk mendaftar sebagai peserta pemilu. Hingga tulisan disajikan kepada pembaca pada pukul 21.45 WIB, berikut ini DPD dan DPC yang telah melakukan pendaftaran; DPD Provinsi Riau, DPC Kota Surabaya, DPC Kota Malang, DPC Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, DPC Kota Surakarta, DPC Kabupaten Boyolali, DPC Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah, DPC Kota Binjai, DPC Kota Medan, DPC Kota Pematang Siantar Provinsi Sumatera Utara, DPC Kabupaten Tana Toraja, DPC Kabupaten Toraja Utara Provinsi Sulawesi Selatan, DPC Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara, DPC Kabupaten Cianjur, DPC Kabupaten Subang, DPC Kabupaten Bogor, Kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat, DPC Kota Pontianak, DPC Kabupaten Singkawang Provinsi Kalimantan Barat, DPC Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, DPC Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, dan DPC Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung. (Pram)

Instagram

Twitter

Facebook