Please wait... X

Berita Puluhan Kader PDI Perjuangan Banyuwangi Ikuti Pendidikan Pratama

PDI PERJUANGAN, 11/Sep/2017

Puluhan Kader PDI Perjuangan Banyuwangi Ikuti Pendidikan Pratama

Puluhan kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Banyuwangi mengikuti Pendidikan Kader Pratama yang digelar oleh DPC PDIP, di Balai Diklat PNS di Desa/Kecamatan Licin, Minggu (3/9/2017). 

Kader yang berjumlah 72 orang itu digembleng selama dua hari dididik menjadi kader partai yang militan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi dan Pengurus DPD PDIP Jatim serta Sirmaji, Wakabid Rekrutmen, Penugasan Evaluasi dan Monitoring Badiklat DPP PDIP. 

Ketua DPC PDIP Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan, kegiatan kaderisasi ini merupakan perintah partai yang sudah digelar dua tahun ini. Saat ini giliran DPC PDIP Banyuwangi yang pesertanya diambil dari cabang dan ranting di seluruh Banyuwangi. 

"Ini perintah partai. Kami ditingkatkan Pratama, sementara DPD tingkat Madya dan Utama dilakukan oleh DPP," ujar Made kepada detikcom. 

Kaderisasi tersebut, kata Made, bertujuan untuk membentuk kader yang militan tanpa ada transaksional dengan partai. Menyusul dengan perkembangan zaman saat ini, yang salah satunya adalah lunturnya rasa nasionalisme. Tak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai persiapan dalam Pemilu legislatif pada 2019 mendatang. 

"Kita ingin bentuk kader militan yang beridioleogi dan tak dibayar pun jalan. Demi kepentingan partai mereka ikhlas menjalankan. Demi target kita meningkatkan pemilih di tahun 2019 mendatang," tambahnya. 

Sementara Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi meminta proses kaderisasi yang dilakukan dalam pendidikan kader tak hanya seremonial semata. Namun memiliki makna dan memberi kontribusi penting untuk partai. Minimal, kata Kusnadi, kader partai bisa menerapkan Dasa Prasetya dalam lingkungan sehari-hari. 

"Minimal bisa menerapkan 10 janji di lingkungan masyarakat. Kita didik bukan hanya menjadi bingkai partai, tujuan mampu menciptakan bingkai yang baik. Kalau bingkai baik gambar jelek itu tetap baik. Tapi bingkai jelek tapi gambar baik akan terlihat jelek," tambahnya. 

Kusnadi mengatakan sudah lebih dari separuh DPC di Jawa Timur telah melakukan pendidikan kaderisasi partai. Targetnya, sebelum tahun 2019, seluruh DPC di Jawa timur usai melakukan kegiatan tersebut. 

"Kita sudah lebih dari separuh Kabupaten dan kota di Jatim. Kita marathon harus semua melakukan. Minimal 1 kali-lah," ujarnya. detik.com

Instagram

Twitter

Facebook