Please wait... X

Berita Lima Instruksi Ketua Umum Dalam Peringatan HUT ke- 72 RI

PDI PERJUANGAN, 19/Aug/2017

Lima Instruksi Ketua Umum Dalam Peringatan HUT ke- 72 RI

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengeluarkan  instruksi kepada seluruh kader Partai terkait peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia. 

Instruksi tersebut guna menegaskan komitmen partai dalam mengawal dan membumikan Pancasila. Adapun isi instruksi Ketua Umum, di antaranya: Pertama, Gelorakan dan sosialisasikan Pancasila dalam kebenaran jalan sejarah.

Kedua, Bumikan Pancasila melalui jalan Trisakti.

Ketiga, Sosialisasikan jalan menuju masyarakat adil dan makmur dengan menjalankan Pola Pembangunan Semesta Berencana.

Keempat, Kepada seluruh jajaran struktural Partai mulai dari DPP hingga ke DPD, DPC, PAC, ranting dan Anak ranting Partai: jadikanlah PDI Perjuangan sebagai kekuatan pemersatu bangsa. 

Kelima, Ingatlah bahwa kemerdekaan yang sejati, hanya melalui perjuangan. Perjuangan yang mengambil intisari dari semangat kemerdekaan: percaya pada kekuatan sendiri, dan membangun persatuan yang kokoh dengan rakyat untuk Indonesia Raya. 

Sebelumnya Ketua Umum PDI Perjuangan menyatakan, dirinya selalu siap untuk mengawal Pancasila.  “Kalau untuk Pancasila, saya mau menjadi apa saja,” ujar beliau saat meresmikan Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Selasa, (18/7/2017).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan instruksi ketua umum sudah disampaikan kepada seluruh kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia.

"Kelima instruksi dari Ibu Ketua Umum, sudah saya sampaikan semuanya kepada seluruh kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia," kata Hasto saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekan ke-72 Republik Indonesia di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2017). 

Hasto Kristiyanto menjelaskan kelima instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, didasarkan pada lima hal, meliputi: Pertama, PDI Perjuangan berdiri kokoh dalam seluruh sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa.

Kedua, PDI Perjuangan menempatkan Bung Karno sebagai Bapak Bangsa; proklamator bangsa; penggali Pancasila dan peletak dasar kepemimpinan Indonesia di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Ketiga, PDI Perjuangan memberikan penghormatan pada Bung Karno. Penghormatan dari alam pikirnya; cara berkebudayaannya; cara mengekspresikan "api nan tak kunjung padam" untuk Indonesia merdeka. 

Keempat, Sebagai partai ideologi, PDI Perjuangan terus-menerus membumikan pemikiran Bung Karno tentang hakekat partai sebagai obor penerang bagi rakyat; semangat pembebasan Indonesia Menggugat; mencapai Indonesia Raya; lahirnya Pancasila.

"Juga penemuan kembali revolusi kita dan pemikiran Bung Karno lainnya yang jernih sebagai penyambung lidah rakyat Indonesia," kata Hasto seperti yang dikutip republika.co. 

 

Instagram

Twitter

Facebook